Selasa, 03 September 2019

makalah pemanasan global,efek rumah kaca dan energi alternatif

Kata pengantar

Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas karunia-Nya kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Pemanasan global”.
Pemanasan Global sudah menjadi isu yang sangat menghawatirkan dikalangan peneliti sebab dari tahun-ketahun dampak dari pemanasan global sangat dirasakan. Pemicu utama dari  Pemanasan global adalah efek rumah kaca, selain itu asap-asap kendaraan serta asap pabrik. Efek rumah kaca mengakibatkan perubahan iklim. Selain itu es kutub utara dan selatan juga semakin mencair yang berakibat penenggelaman pulau-pulau. Menyikapi kondisi ini kami menyusun makalah yang mengupas lengkap mengenai pemanasan global,efek rumah kaca,perubahan iklim dan energi alternatif.
Sebagai manusia yang memiliki akal, diharapkan dengan adanya makalah ini dapat merubah sikap kita yang merusak alam menjadi mengurangi pengerusakan, serta ikut serta dalam pelestarian lingkungan.
Demikian sepitas mengenai makalah ini, saran dan kritik dari pembaca sangat kami harapkan untuk kesempurnaan makalah ini.

                                                             BAB 1
Pendahuluan
Latar belakang
Pemanasan global terjadi akibat dari efek rumah kaca. Selain itu asap-asap kendaraan juga ikut munyumbang kerusakan lingkungan. Diindonesia perubahan cuaca mulai tidak dapat diprediksi hal ini disebabkan dari perubahan iklim yang diakibatkan  oleh efek rumah kaca. Melihat sikap sebagaian besar masyarakat yang tak peduli dengan lingkungan, melatarbelakangi saya untuk menyusun makalah yang mengupas tuntas masalah pemanasan global.

●Rumusan masalah
1.      Apa itu pemanasan global,efek rumah kaca, perubahan iklim,energi alternatif ?
2.      Apa penyebab pemanasan global,efek rumah kaca, perubahan iklim,energi alternatif?
3.      Apa akibat pemanasan global,efek rumah kaca, perubahan iklim,energi alternatif bagi mahluk hidup?

    Tujuan
1.     Untuk mengetahui apa itu pemanasan global,efek rumah kaca, perubahan iklim,energi alternatif
2.     Untuk mengetahui penyebab pemanasan global,efek rumah kaca, perubahan iklim,energi alternatif
3.     Untuk mengetahui akibat dari pemanasan global,efek rumah kaca, perubahan iklim,energi alternatif bagi mahluk hidup.




PEMBAHASAN
1.PEMANASAN GLOBAL
Pemanasan global (Inggris: global warming) adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosferlaut, dan daratan Bumi.
Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, "sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia melalui efek rumah kaca. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik, termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8. Akan tetapi, masih terdapat beberapa ilmuwan yang tidak setuju dengan beberapa kesimpulan yang dikemukakan IPCC tersebut.
Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrem,  serta perubahan jumlah dan pola presipitasi. Akibat-akibat Pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser, dan punahnya berbagai jenis hewan.      

 Penyebab pemanasan global
1.  Efek rumah kaca
Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbon dioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyakbatu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk menyerapnya.
Energi yang masuk ke Bumi:

·      25% dipantulkan oleh awan atau partikel lain di atmosfer
·      25% diserap awan
·      45% diserap permukaan bumi
·      5% dipantulkan kembali oleh permukaan bumi
Energi yang diserap dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi inframerah oleh awan dan permukaan bumi. Namun sebagian besar inframerah yang dipancarkan bumi tertahan oleh awan dan gas CO2 dan gas lainnya, untuk dikembalikan ke permukaan bumi. Dalam keadaan normal, efek rumah kaca diperlukan, dengan adanya efek rumah kaca perbedaan suhu antara siang dan malam di bumi tidak terlalu jauh berbeda. Selain gas CO2, yang dapat menimbulkan efek rumah kaca adalah belerang oksida,nitrogen monoksia (NO) dan nitrogen dioksida (NO2) serta beberapa senyawa organik seperti gas metana dan klorofluorokarbon (CFC). Gas-gas tersebut memegang peranan penting dalam meningkatkan efek rumah kaca.

2.  Efek umpan balik
Anasir penyebab pemanasan global juga dipengaruhi oleh berbagai proses umpan balik yang dihasilkannya. Sebagai contoh adalah pada penguapan air. Pada kasus pemanasan akibat bertambahnya gas-gas rumah kaca seperti CO2, pemanasan pada awalnya akan menyebabkan lebih banyaknya air yang menguap ke atmosfer. Karena uap air sendiri merupakan gas rumah kaca, pemanasan akan terus berlanjut dan menambah jumlah uap air di udara sampai tercapainya suatu kesetimbangan konsentrasi uap air. Efek rumah kaca yang dihasilkannya lebih besar bila dibandingkan oleh akibat gas CO2 sendiri. (Walaupun umpan balik ini meningkatkan kandungan air absolut di udara, kelembapan relatif udara hampir konstan atau bahkan agak menurun karena udara menjadi menghangat). Umpan balik ini hanya berdampak secara perlahan-lahan karena CO2 memiliki usia yang panjang di atmosfer.
 Dampak Pemanasan Global
Para ilmuwan menggunakan model komputer dari suhu, pola presipitasi, dan sirkulasi atmosfer untuk mempelajari pemanasan global. Berdasarkan model tersebut, para ilmuwan telah membuat beberapa prakiraan mengenai dampak pemanasan global terhadap cuaca, tinggi permukaan air lautpantaipertanian, kehidupan hewan liar dan kesehatan manusia.
A. Iklim mulai tidak stabil
Para ilmuwan memperkirakan bahwa selama pemanasan global, daerah bagian Utara dari belahan Bumi utara (Northern Hemisphere) akan memanas lebih dari daerah-daerah lain di Bumi. Akibatnya, gunung-gunung es akan mencair dan daratan akan mengecil. Akan lebih sedikit es yang terapung di perairan Utara tersebut. Daerah-daerah yang sebelumnya mengalami salju ringan, mungkin tidak akan mengalaminya lagi. Pada pegunungan di daerah subtropis, bagian yang ditutupi salju akan semakin sedikit serta akan lebih cepat mencair. Musim tanam akan lebih panjang di beberapa area. Suhu pada musim dingin dan malam hari akan cenderung untuk meningkat.



Hewan dan tumbuhan menjadi makhluk hidup yang sulit menghindar dari efek pemanasan ini karena sebagian besar lahan telah dikuasai manusia. Dalam pemanasan global, hewan cenderung untuk bermigrasi ke arah kutub atau ke atas pegunungan. Tumbuhan akan mengubah arah pertumbuhannya, mencari daerah baru karena habitat lamanya menjadi terlalu hangat. Akan tetapi, pembangunan manusia akan menghalangi perpindahan ini. Spesies-spesies yang bermigrasi ke utara atau selatan yang terhalangi oleh kota-kota atau lahan-lahan pertanian mungkin akan mati. Beberapa tipe spesies yang tidak mampu secara cepat berpindah menuju kutub mungkin juga akan musnah.

2. EFEK RUMAH KACA
Efek rumah kaca, yang pertama kali diusulkan oleh Joseph Fourier pada 1824, merupakan proses pemanasan permukaan suatu benda langit (terutama planet atau satelit) yang disebabkan oleh komposisi dan keadaan atmosfernya.
Efek rumah kaca dapat digunakan untuk menunjuk dua hal berbeda: efek rumah kaca alami yang terjadi secara alami di bumi, dan efek rumah kaca ditingkatkan yang terjadi akibat aktivitas manusia (lihat juga pemanasan global). Yang belakang diterima oleh semua; yang pertama diterima kebanyakan oleh ilmuwan, meskipun ada beberapa perbedaan pendapat.              

● PENYEBAB
Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbon dioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyakbatu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk menyerapnya.
Energi yang masuk ke Bumi:
·         25% dipantulkan oleh awan atau partikel lain di atmosfer
·         25% diserap awan
·         45% diserap permukaan bumi
·         5% dipantulkan kembali oleh permukaan bumi
Energi yang diserap dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi inframerah oleh awan dan permukaan bumi. Namun sebagian besar inframerah yang dipancarkan bumi tertahan oleh awan dan gas CO2 dan gas lainnya, untuk dikembalikan ke permukaan bumi. Dalam keadaan normal, efek rumah kaca diperlukan, dengan adanya efek rumah kaca perbedaan suhu antara siang dan malam di bumi tidak terlalu jauh berbeda.
Selain gas CO2, yang dapat menimbulkan efek rumah kaca adalah belerang dioksida, nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2) serta beberapa senyawa organik seperti gas metana dan klorofluorokarbon (CFC). Gas-gas tersebut memegang peranan penting dalam meningkatkan efek rumah kaca.


 AKIBAT
Meningkatnya suhu permukaan bumi akan mengakibatkan adanya perubahan iklim yang sangat ekstrem di bumi. Hal ini dapat mengakibatkan terganggunya hutan dan ekosistem lainnya, sehingga mengurangi kemampuannya untuk menyerap karbon dioksida di atmosfer. Pemanasan global mengakibatkan mencairnya gunung-gunung es di daerah kutub yang dapat menimbulkan naiknya permukaan air laut. Efek rumah kaca juga akan mengakibatkan meningkatnya suhu air laut sehingga air laut mengembang dan terjadi kenaikan permukaan laut yang mengakibatkan negara kepulauan akan mendapatkan pengaruh yang sangat besar.
Dengan cairnya es akan berakibat menghilangnya habita dari hewan-hewan kutub. Apabila dalam jangka panjang maka  hewan kutub akan punah.

3. PERUBAHAN IKLIM
Perubahan iklim berarti perubahan yang signifikan pada iklim, seperti suhu udara atau curah hujan, selama kurun waktu 50 tahun atau lebih.  Secara berangsur-angsur iklim akan berubah, hal ini juga akan memicu pada perubahan  suhu udara, curah hujan dan jumlah hari matahari bersinarpun akan berubah. Iklim atau cuaca memiliki konotasi yang sedikit berbeda. Cuaca adalah kondisi yang terjadi pada lapisan atmosfer pada setiap waktu, seberapa hangat, berangin, cerah atau lembab. Iklim merupakan uraian dari rata-rata cuaca yang terjadi pada kurun waktu tertentu, biasanya selama lebih dari 50 tahun dibandingkan dengan variasi rata-rata dari tahun ke tahun.  Variasi mungkin terjadi karena musim panas tertentu yang panas atau musim dingin tertentu yang sangat dingin. Iklim sendiri telah menghangat sejak tahun 1900.

 PENYEBAB
Perubahan iklim terjadi akibat lapisan ozon yang semakin menipis yang di sebabkan oleh adanya radiasi matahari atau terperangkapnya panas matahari yang disebabkan oleh gas efek rumah kaca yang salah satunya gas cloro floro carbon atau biasanya lebih dikenal dengan CFC. Dampak bagi kesehatan mahluk hidup dari menipisnya lapisan ozon yaitu masalah pernapasan, berkurangnya sistem kekebalan tubuh.

AKIBAT PERUBAHAN IKLIM BAGI MAKHLIK HIDUP
Karena perubahan iklim alam menjadi rusak dan banyak terjadi bencana di mana-mana dan juga menaikan temperatur suhu bumi. Peningkatan temperatur panas bumi seperti ini akan menimbulkan perubahan iklim yang akan mengakibatkan :
  Ø  bencana kelaparan diseluruh dunia karena daerah-daerah pertanian akan musnah serta    ekosistem akan mengalami kehilangan sebagian besar keanekaragaman species,
  Ø  mencairnya tudung es di kutub,
  Ø  meningkatnya suhu lautan,
  Ø  kekeringan yang berkepanjangan,
Akibat perubahan iklim bagi mahluk hidup adalah apabila mahluk hidup tidak bisa beradaptasi maka banyak species yang akan punah sehingga mengurangi keanekaragaman spesies yang ada baik hewan maupun tumbuhan.



4.ENERGI ALTERNATIF
Pengertian energi alternatif yang pertama adalah energi alternatif memiliki sifat sebagai pengganti energi utama di dunia ini. Kita bisa memanfaatkan energi alternatif sebagai pengganti energi utama kita. Pengertian energi alternatif menurut salah satu sumber adalah istilah yang merujuk kepada semua energi yang dapat digunakan yang bertujuan untuk menggantikan bahan bakar konvensional tanpa akibat yang tidak diharapkan dari hal tersebut.Energi alternatif juga mempunyai manfaat yaitu apabila kita menggunakan energi alternatif, maka kita bisa mengurangi penggunaan bahan bakar hidrokarbon yang mudah untuk merusak lingkungan. Hal ini disebabkan oleh kandungan karbon dioksida yang tinggi yang berpotensi terhadap pemanasan global.

Image result for beberapa energi alternatif

 PENYEBAB
sumber energi alternatif akan membatasi konsumsi sumber energi tak terbarukan seperti minyak bumi dan batubara, serta yang paling penting, mengurangi pencemaran lingkungan dan efek negatif pada sumber daya alam seperti air, udara, hutan, dll.

Peningkatan penggunaan sumber energi alternatif pada akhirnya akan menciptakan lapangan kerja baru sehingga mempercepat pertumbuhan ekonomi.
 karena itu sudah banyak ilmuan yang menemukan cara untuk memperoleh energi alternatif penghasil listrik. 



AKIBAT ENERGI ALTERNATIF BAGI MAKHLIK HIDUP
Makhluk hidup merupakan salah satu yang terkena dampak dari perkembangan teknologi, termasuk teknologi pembangkit energi terbarukan. Data menunjukkan, tabrakan dengan turbin angin dan perubahan tekanan udara yang diakibatkan oleh berputarnya turbin angin mengakibatkan kematian pada burung-burung dan kelelawar-kelelewar, jumlahnya tergantung dari teknologi turbin dan terutama pada penempatan turbin. Di Amerika Serikat, turbin angin “membunuh” sekitar 20.000 – 40.000 burung pada tahun 2003. Total jumlah ini jauh sangat kecil dibandingkan 100 juta burung mati akibat tabrakan dengan bangunan, kabel listrik dan kendaraan bermotor. Nation Wind Coordinating Committee (NWCC) menyimpulkan bahwa dampak yang terjadi sangat kecil dan tidak akan mengganggu populasi spesies burung dan kelelawar. Dampak pada makhluk hidup lainnya adalah pada teknologi hidroenergi. Pembangkit listrik tenaga air memiliki dampak pada ekosistem air, khususnya pada aliran air dimana pembangkit listrik tenaga air dibangun. Makhluk hidup seperti ikan dan organisme lainnya dapat mengalami cedera dan mati akibat bilah turbin. Selain itu, solar PV memiliki dampak dalam mobilisasi jejak elemen kimiaSedangkan biomassa dapat menimbulkan dampak pada polusi air permukaan yang disebabkan oleh pupuk yang digunakan, sertapenurunan air untuk irigasi. Selain itu penggunaan biomassa sampah dapat mengakibatkan hilangnya beberapa material organik dari tanah.
Dampak tersebut masih sangat jauh dari dampak yang ditimbulkan oleh penggunaan bahan bakar fosil dalam eksploitasi dan pemanfaatannya. Beberapa spesies terancam punah akibat tumpahan minyak di lautan. Spesies lainnya terancam kehilangan habitat akibat aktivitas eksplorasi. Populasi makhluk hidup di ekosistem air baik sungai dan lautan berkurang drastis karena keracunan akibat sedimen yang terkontaminasi dalam penambangan batubara. Dampak paling besar adalah perubahan iklim yang disebabkan oleh penggunaan bahan bakar fosil yang mengeluarkan gas rumah kaca dan polusi udara secara menyeluruh.
Di sisi lain, pembangkit listrik tenaga angin yang dibangun di laut lepas serta pembangkit listrik tenaga air memiliki dampak positif pada makhluk hidup. Pembangunan pembangkit tenaga angin di laut lepas memicu penambahan populasi ikan karena pembangkit tersebut dapat berperan ganda sebagai koral palsu. Sementara pembangkit listrik tenaga air pada jalur airnya akan memiliki jumlah sedimen dan nutrien yang lebih banyak dibandingkan tempat lain, sehingga bisa menjadi tempat tumbuhnya alga dan gulma air. Gulma akan menjadi kerumunan bagi tumbuhan lainnya, sehingga dapat dikontrol dengan adanya peternakan ikan dimana tumbuhan dan gulma dapat digunakan sebagai makanan bagi ikan.


BAB 3
PENUTUP
Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas karunia-Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik.
Dari pemaparan didepan dapat disimpulkan bahwa Pemanasan global (Inggris: global warming) adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosferlaut, dan daratan BumiPemanasan globladipicu oleh efek rumah kaca. Dan efek rumah kaca berakibat pada perubahan iklim selain itu perubahan iklim juga dipengaruhi oleh asap-asap kendaraan ,pabrik dan energi alternatif.
Kami harapkan setelah pembaca membaca makalah ini, mulai ikut serta menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda